You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Duren Sawit Berhasil Dipadamkan Petugas
photo Nurito - Beritajakarta.id

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Duren Sawit

Korsleting listrik diduga jadi pemicu terbakarnya satu rumah warga di Jalan Kelurahan II, Duren Sawit, Jakarta Timur,  Jumat (20/9) malam.

"Kami kerahkan tujuh unit mobil pemadam"

Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan, awal kebakaran diketahui warga yang melihat adanya kobaran api di lantai dua rumah tersebut. Sementara pemilik rumah sudah tertidur di lantai dasar.

"Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik dari komputer yang ditinggal lama dalam kondisi masih menyala di lantai dua. Pemilik rumah saat kejadian berada di lantai dasar," ujar Wahid, Sabtu (21/9).

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Klender

Menurutnya, warga sekitar berupaya memadamkan kobaran api namun tak berhasil. Minimnya sumber air, membuat api semakin membesar dan sulit dipadamkan.

"Untuk atasi api, kami kerahkan tujuh unit mobil pemadam dengan 35 personelnya," jelas Wahid.

Diungkapkan Wahid, petugas butuh waktu sekitar 59 menit untuk memadamkan si jago merah.Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini.

"Kasus kebakaran ini, masih ditangani aparat Kepolisian Sektor Duren Sawit untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkas Wahid.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2010 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye967 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye878 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye850 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye761 personFakhrizal Fakhri